Perbedaan Akuntansi dan Tata Buku

Arti tata buku (KBBI) : urusan catat-mencatat dan hitung-menghitung keuangan dalam buku dagang. Tata buku merupakan kegiatan yang terbatas pada kegiatan pencatatan (recording) tentang transaksi-transaksi keuangan, sedangkan akuntansi meliputi tugas-tugas pencatatan (recording), penggolongan (classifying), pengikhtisaran (summarizing) dan juga penafsiran (interpreting).

Tata buku pada mulanya hanya ada satu, yaitu tata buku tunggal (single entry bookkeeping), namun karena kebutuhan akan catatan yang yang lebih sistematis dan didesak oleh kebutuhan yang semakin kompleks, maka bentuknya berkembang menjadi tata buku perpasangan (double entry bookkeeping).

Pembukuan berpasangan adalah pencatatan transaksi ke dalam dua aspek hingga membentuk keadaan yang seimbang. Dia selalu mencatat bahwa ada dua sisi atau lebih yang dipengaruhi oleh suatu transaksi atau kejadian. Satu sisi disebut debet dan satu sisi lain disebut kredit.

Kedua istilah tersebut berasal dari bahasa Latin debere dan credire yang artinya berutang dan mempercayai/percaya. Karena gagasannya tersebut Lucas Paciolo diangkat sebagai BAPAK AKUNTANSI atau THE FATHER of ACCOUNTING.

Perbedaan yang paling mendasar dan menonjol antara Tata Buku dan Akuntansi yaitu ada pada kegiatan analisis, tata buku (book keeper) hanya mencatat saja transaksi yang terjadi, sedangkan dalam akuntansi, sang akuntan akan menganalisis dan ia dapat mengambil keputusan, maka jelas bahwa akuntansi jauh lebih luas dari tata buku dan dengan kata lain bahwa tata buku merupakan suatu bagian saja dari fungsi akuntansi.

(www.pengantarakuntansi1.wordpress.com)